Home » Kisah Menyentuh: Ayah Ari Wibowo, Pejuang Kemerdekaan RI, Berpulang pada Usia 94 Tahun

Kisah Menyentuh: Ayah Ari Wibowo, Pejuang Kemerdekaan RI, Berpulang pada Usia 94 Tahun

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Kabar duka menyelimuti keluarga Ari Wibowo dan Ira Wibowo, saat ayah mereka, R. Wibowo Wirjodiprodjo, menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, (14/10/2023).

Ayah dari Ari Wibowo, R. Wibowo Wirjodiprodjo, berpulang dalam ketenangan di kediaman putrinya, Ariwibowo, pada usia 94 tahun. Sebagai pejuang kemerdekaan Republik Indonesia, beliau telah menjalani perjalanan panjang yang dipenuhi dengan momen-momen berharga.

Menurut Ira Wibowo, kakak dari Ari Wibowo, sebelum sang ayah meninggal, terdapat momen yang terekam dalam ingatan keluarga. Ayah mereka terlihat sangat tenang, seakan-akan ingin meninggalkan pesan sebelum berpulang. Namun, ada satu gelagat aneh yang diperlihatkan oleh sang ayah ketika ia menolak untuk dibawakan makanan kesukaannya oleh Ira Wibowo.

Ira Wibowo menjelaskan bahwa sang ayah meninggal dunia tanpa mengidap sakit serius.

“Kebetulan papa tinggal di rumah aku, pokoknya papa engga sakit, engga ada sakit keras, dan merasakan sakit pun engga,” ungkap Ira Wibowo.

Meninggalnya sang ayah disebabkan oleh usia, sehingga kondisi tubuhnya sudah tidak lagi bugar.

“Karena usia aja, kan udah 94 tahun ya itu semakin hari semakin melemah gitu, makannya bagus, sarinya udah kurang bisa diserap,” katanya lagi.

Wibowo Wirjodiprodjo dimakamkan sebagai salah satu pejuang kemerdekaan Republik Indonesia di TMP Kalibata, Jakarta, pada hari Minggu, 15 Oktober 2023.

Pemakaman tersebut merupakan salah satu kehendaknya semasa hidup, dan anak-anaknya merasa bangga terhadap jasa-jasa beliau di militer sebagai Tentara Pelajar.

“Ya ini salah satu kebanggaan papa ya, jasa dia di militer sebagai Tentara Pelajar,” ungkap Ari Wibowo.

Ira Wibowo mengenang bagaimana sang ayah sangat mencintai Tanah Air, bahkan saat merayakan ulang tahun ke-94 pada Mei lalu, beliau meminta untuk memakai seragam militer lamanya.

“Papa waktu ulang tahun kemarin minta pakai seragam tentaranya. Jadi dia bisa mengenang jasanya,” kenang Ira Wibowo. “Dia memang selalu bangga menggunakan semua atribut tentaranya,” tambah Ari Wibowo.

Keinginan Wibowo Wirjodiprodjo akhirnya terwujud dengan pemakamannya di TMP Kalibata. Prosesi pemakaman berlangsung dengan upacara militer sebagai bentuk penghormatan terhadap veteran perang. Dahulu, beliau menjabat sebagai Letnan Satu di Tentara Pelajar.

Pemakaman ini tidak hanya menjadi momen berduka, tetapi juga sebuah penghormatan terhadap jasa dan pengabdian beliau kepada bangsa dan negara.

“Setelah akhirnya bisa dimakamkan di sini, kami yakin papa bahagia luar biasa,” ungkap Ira Wibowo lagi.

Dengan pemakaman ini, jasa dan dedikasi Wibowo Wirjodiprodjo akan selalu dikenang dan dihargai oleh generasi mendatang. (AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts