Home » KIB Consulting Menggelar Client Gathering Bersama DJP untuk Mengatasi Risiko SP2DK

KIB Consulting Menggelar Client Gathering Bersama DJP untuk Mengatasi Risiko SP2DK

by Media Nuca

MEDIA NUCA – KIB Consulting menyelenggarakan Client Gathering bertema Risk Mitigation SP2DK yang menghadirkan Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, dan pihak otoritas yaitu DJP yang diwakilkan oleh Kepala KPP Pratama Jakarta Pluit, Bambang Wijono serta salah satu pelaku usaha yang merasakan langsung dari gebrakan Ditjen Pajak (DJP) yaitu Sugih Sutjiono yang merupakan Direktur PT. Everseiko Indonesia.

Berburu di kebun binatang adalah ungkapan perasaaan yang sering diungkapkan pelaku usaha manakala untuk memastikan pencapaian target penerimaan pajak, Ditjen Pajak (DJP) mengirimkan Surat Permintaan Penjelasan atas Data dan/atau Keterangan (SP2DK) kepada para wajib pajak yang sudah terdaftar.

Surat amplop menggunakan warna coklat dan bertuliskan kantor pajak tersebut dinilai lebih sering membuat perasaan gundah gulana kebanding gembiranya.

Dalam sambutannya, Yustinus mengharapkan, wajib pajak tidak perlu khawatir dengan adanya SP2DK, karena merupakan klarifikasi data dan bukan pemeriksaan pajak.

“Wajib pajak akan dibina oleh AR (account representative) Wajib Pajak masih-masing untuk melakukan pelaporan pajak yang sesuai dengan peraturan yang ada,” papar Yustinus di Jakarta, Jumat (23/6).

Disebutkan dalam tahun 2022, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menerbitkan sekitar 465.000 Surat Permintaan Penjelasan dan/atau Keterangan yang dikenal dengan sebutan SP2DK yang telah dikirimkan kepada Wajib Pajak.

Beragam tanggapan yang disampaikan oleh para pelaku usaha atas upaya yang dilakukan oleh Ditjen Pajak (DJP) tersebut.

Ada yang merasa khawatir atau was-was, ada yang merasa biasa-biasa saja, namun ada juga yang merasa bingung dengan langkah yang dilakukan oleh Ditjen Pajak (DJP) tersebut.

Managing Director KIB Consulting, Bambang Budi Suwarso mengatakan, wajib pajak perlu diberikan pemahaman yang lebih luas, lengkap dan jelas tentang SP2DK.

“Gebrakan Ditjen Pajak (DJP) dengan menerbitkan SP2DK dengan ancaman pidana fiskal secara masive boleh dikatakan sangat efektif dalam mengejar pencapaian target penerimaan negara dari sektor pajak, dimana beberapa tahun belakangan ini, Ditjen Pajak (DJP) dapat memenuhi target penerimaan negara dari sektor pajak,” terang Bambang, yang juga merupakan pembicara pada beberapa forum nasional dan internasional seperti G20/B20 dan Pacific business Engagement di Bali tahun 2022.

Berlawanan dengan keberhasilan yang dilakukan oleh Ditjen Pajak (DJP), para pelaku usaha merasakan ada gangguan atas ketenangan hidup dan berusaha yang telah dirasakan selama ini, saat menerima SP2DK.

Beberapa SP2DK dilanjutkan ke proses pemeriksaan pajak, sementara beberapa lainnya tidak jelas statusnya manakala apa yang ditanyakan telah dijawab secara lengkap.

Tersitanya sebagian waktu pelaku usaha dalam memberikan tanggapan atas SP2DK yang diterima, kadang berimbas ke ketenangan berusaha yang telah ada selama ini.

Kekesalan masyarakat pembayar pajak bertambah manakala berita korupsi yang dilakukan pejabat negara, termasuk pejabat pajak menjadi berita berseri yang terus ada di media sosial.

Untuk diketahui, acara Client Gathering tahun 2023, diikuti oleh para klien KIB Consulting, termasuk jaringan perkawanan yang ada, dihadiri lebih dari 200 (dua ratus) peserta dan diadakan di Hotel Mercure, Kemayoran pada Jumat 23 Juni 2023.

“Besar harapan kami, acara client gathering tahun 2023 KIB Consulting dengan tema Risk Mitigation SP2DK dapat memberikan kenyamanan psikologis dan mempersiapkan diri lebih baik lagi bagi para Wajib Pajak khususnya para klien KIB Consulting, sehingga tidak ada lagi gangguan kehidupan tidak tenang, termasuk kerugian finansial signifikan yang mungkin terjadi,” tutup Rachmat Kurniawan, Senior Konsultan KIB Consulting. (DY)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts