Home ยป Santa Maria Magdalena, Pendosa Pelayan Yesus

Santa Maria Magdalena, Pendosa Pelayan Yesus

by Media Nuca

MEDIA NUCA โ€“ Pada hari ini, Sabtu (22/7/2023) gereja Katolik memperingati pesta Santa Maria Magdalena. Cerita tentang Maria Magdalena kita ketahui dari Injil. Namanya dengan jelas disebutkan dalam beberapa bagian Kitab Injil.

Lukas 8:2 mengisahkan bahwa Maria terhitung sebagai salah satu diantara wanita-wanita yang disembuhkan Yesus dari kuasa roh-roh jahat dan kemudian menjadi pengikut dan pelayan Yesus selama karyaNya.

Matius 27:56; Markus 15:40,47; Yohanes 19:25 mengisahkan bahwa Maria bersama beberapa orang wanita lain hadir pada saat kematian Yesus di atas salib dan kemudian juga pada saat penguburan Yesus.

Ia berlari-lari mendapatkan Simon Petrus dan murid yang lain yang dikasihi Yesus, dan berkata kepada mereka: โ€œTuhan telah diambil orang dari kuburnya dan kami tidak tahu di mana Ia diletakkan,โ€ (Yoh 20: 2).

Dalam Matius 28:1; Markus 16:1; dan Lukas 24:1-10 dikisahkan bahwa Maria bersama beberapa orang wanita lainnya pergi ke kubur Yesus untuk mengurapi jenazah Yesus pada hari Minggu Paskah.

Berita kebangkitan Yesus disampaikan oleh para malaikat kepada beberapa orang wanita. Meskipun demikian, Maria Magdalena adalah satu-satunya wanita yang dikatakan sebagai orang pertama yang melihat Yesus setelah bangkit dari kubur (Yoh 20: 11-18).

Maria berasal dari desa Magdala. Oleh tradisi Kristen selanjutnya, ia diidentifikasikan dengan Maria dari Betania, saudara Marta dan Lazaurus, dan dengan seorang wanita pendosa lain yang bertobat dan kemudian mengikuti Yesus sebagaimana dikisahkan dalam Injil Lukas 7:37-50.

Dalam biografi, Maria Magdalena diterangkan berasal dari Magdala, dekat Danau Galilea. Sebagian orang mengenalinya sebagai seorang pendosa besar ketika ia pertama kali berjumpa dengan Yesus.

Maria Magdalena seorang yang amat cantik dan ia bangga akan kecantikannya itu. Tetapi, setelah berjumpa dengan Yesus, Maria merasakan penyesalan yang mendalam atas hidupnya yang jahat.

Suatu ketika Yesus diundang ke rumah seorang farisi bernama Simon untuk suatu perjamuan makan. ketika sedang makan terjadilah peristiwa yang oleh kaum farisi dianggap sangat tidak sopan. Maria Magdalena seorang wanita yang dianggap seorang pendosa datang dan menangis di kaki-Nya.

Airmatanya jatuh berderai di kaki sang Guru. Dengan airmatanya itu ia membasuh kaki Yesus, kemudian dengan rambutnya yang panjang serta indah, ia mengeringkannya dan meminyakinya dengan minyak wangi yang mahal harganya. Membasuh kaki dan mengurapinya dengan wewangian adalah cara orang Yahudi saat itu untuk menghormati seorang tamu agung. Simon si tuan rumah pun tidak menghormati Yesus dengan cara seperti itu.

Orang-orang merasa heran melihat Yesus membiarkan seorang pendosa seperti Maria menyentuh-Nya.

Yesus tahu apa sebabnya. Ia dapat melihat ke dalam hati Maria. Yesus berkata, โ€œDosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih.โ€ Kemudian Yesus berkata dengan lembut kepada Maria. โ€œImanmu telah menyelamatkan kamu. Pergilah dalam damai.โ€

Sejak saat itu, Maria meninggalkan rumahnya dan bersama para perempuan kudus lainnya, Maria dengan rendah hati melayani Yesus dan para rasul-Nya.

Ketika Yesus disalibkan, Maria ada di sana; di bawah kaki salib. Ia tinggal di sana bersama Santa Perawan Maria dan St. Yohanes tanpa takut akan keselamatannya sendiri. Satu-satunya hal yang dipikirkannya ialah bahwa Tuhan-nya sedang amat menderita. Tidaklah heran jika Yesus berkata tentang Maria: โ€œIa telah banyak berbuat kasih.โ€

Saksi Kebangkitan Yesus
Setelah tubuh Yesus dibaringkan dalam makam, pagi-pagi benar pada hari Minggu Paskah Maria pergi untuk membubuhi tubuh Yesus dengan rempah-rempah. Ia sangat terkejut mendapati bahwa makam telah kosong. Karena tidak menemukan tubuh-Nya yang kudus, Maria mulai menangis.

Tiba-tiba ia melihat seseorang yang disangkanya seorang tukang kebun. Maria bertanya kepadanya apakah ia tahu di mana gerangan tubuh Tuhan-nya yang terkasih diletakkan. Kemudian pria itu berbicara dengan suara yang dikenalnya betul: โ€œMaria!โ€ Dia-lah Yesus, berdiri tepat di hadapannya! Yesus telah bangkit dari antara orang mati. Dan Ia memilih untuk menyatakan diri-Nya pertama kali kepada Maria.

Akhir Hidup
Ada beberapa versi berbeda tentang kehidupan Maria Magdalena setelah kebangkitan Yesus. Tradisi Gereja Orthodox menyatakan bahwa ia pergi ke Efesus dengan Santa Perawan Maria dan tinggal di sana sepanjang sisa hidupnya. Relik-nya dipindahkan ke Konstantinopel pada tahun 886 dan disemayamkan di sana.

Tradisi Perancis mengatakan bahwa Maria, Lazarus, dan beberapa sahabat Yesus datang ke Marseilles, Prancis, menginjili dan mengkristenan seluruh wilayah Provence, dan kemudian menyepi dan hidup sebagai pertapa sampai saat kematiannya di La Sainte-Baume.

Arti Nama
Maria dari Magdala. โ€œMagdalaโ€ adalah nama sebuah desa kecil di dekat Danau Galilea Israel.

Maria = Versi Latin untuk nama Yunani ฮœฮฑฯฮนฮฑฮผ (Mariam) dan ฮœฮฑฯฮนฮฑ (Maria). Ejaan Yunani ini adalah terjemahan yang digunakan dalam Kitab Perjanjian Baru untuk nama Ibrani : ืžึดืจึฐื™ึธื (Miryam).
Dalam Kitab Suci, nama ini pertama kali di temukan pada kitab Keluaran 15:20 (nama saudari Musa dan Harun).

Arti nama โ€œMariaโ€ tidak diketahui secara pasti. Ada beberapa teori yang menyebutkan nama ini berarti : โ€œPahit, Pedih, Lautan kepedihan, Lautan Kesedihanโ€, dan โ€œpemberontakanโ€.
Teori lain menyebutkan nama ini berasal dari kata Mesir Kuno: โ€œmrโ€ (cinta) atau: โ€œmryโ€ (kekasih, yang dicintai).

Variasi Nama
Maria Maddalena, Maria Magdalena, Mary Magdalene Magdalena (German), Magdalone (Danish), Madeleine, Madeline, Magdalen, Magdalena (English), Maialen (Basque), Magdalena (Bulgarian), Magdalena, Magda, Majda, Manda, Mandica (Croatian), Magdalena, Magdalรฉna, Alena, Lenka, Magda, Mahulena, Malena (Czech), Magdalena, Magda (Dutch), Magdalena, Matleena, Leena, Malin (Finnish), Madeleine, Magali, Madeline, Magalie (French), Magdalรฉna, Magdolna, Duci (Hungarian), Madailรฉin (Irish), Maddalena, Lena (Italian), Magdalena (Macedonian), Magdalena, Lena, Magda, Malene, Malin (Norwegian), Magdalena, Lena, Magda (Polish), Madalena, Magda (Portuguese), Magali (Provenรงal), Mฤƒdฤƒlina, Magdalena, Magda (Romanian), Magdalรฉna, Alena, Lenka (Slovak), Magdalena, Alena, Alenka, Majda (Slovene), Magdalena, Malena (Spanish), Magdalena, Lena, Lennie, Lenny, Magda, Malena, Malin (Swedish).

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts