Home » Tetangga Twitter Mengeluh: Lampu Logo ‘X’ Terlalu Terang

Tetangga Twitter Mengeluh: Lampu Logo ‘X’ Terlalu Terang

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Logo baru untuk jaringan sosial Elon Musk, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, menyala di lingkungan San Francisco memicu keluhan.

Perusahaan tersebut memasang logo X di atap kantor pusatnya di Market Street pada hari Jumat (28/07/2023).

Namun tidak semua warga San Francisco tertarik pada kehadiran logo raksasa Musk itu. Orang-orang selama akhir pekan justru merekam video X raksasa yang bersinar dengan cahaya yang dinilai mengganggu karena bekerja pada intensitas yang tinggi.

Merespon hal itu, departemen inspeksi gedung San Francisco mengatakan akan memulai penyelidikan.

Patricia Wallinga, yang tinggal berseberangan, mengatakan kepada CBS News bahwa hal itu merupakan “bahaya” dan “sebuah pertunjukan badut”.

“Saya kira itu petir, dan saya sangat bingung. Saya pergi ke jendela saya, saya melihat sekeliling, saya tidak melihat apa-apa. Saya pikir itu mungkin sirene polisi.”

Pengacara George Wolf mengatakan kepada CBS bahwa penduduk berhak atas kesempatan untuk menyetujui atau menolak perkembangan semacam itu.

“sangat, sangat ceroboh [bagi Musk] untuk melakukan hal-hal seperti ini… Kedengarannya hal seperti ini marupakan cara normalnya dalam menjalankan bisnis. Barang-barang dihancurkan dan mencoba memperbaikinya kemudian.”

Sebuah laporan menyebut bahwa perwakilan perusahaan menolak akses atap, dua kali, terhadap pejabat yang ingin memeriksa logo tersebut dan menyebut bahwa tanda itu bersifat sementara.

Elon Musk sendiri mengatakan bahwa dirinya berencana untuk mempertahankan perusahaannya di sana.

Musk, yang mengakuisisi Twitter pada Oktober 2022 seharga $44 miliar, mengumumkan perusahaan yang berganti nama itu akan tetap berada di San Francisco terlepas dari apa yang dia sebut sebagai “spiral malapetaka di kota itu, dengan satu demi satu perusahaan pergi atau hengkang,” sebagaimana dilaporkan The Guardian.

Seperti diketahui, Musk memindahkan kantor pusat perusahaan Tesla dari California ke Texas pada tahun 2021. Mempertahankan X di San Francisco bisa menjadi pertanda baik bagi kota yang berjuang untuk bangkit kembali dari pandemi itu.

“San Francisco yang indah, meski orang lain meninggalkanmu, kami akan selalu menjadi temanmu,” tulis Musk.

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts