Home » Paus Fransiskus Tiba di Lisbon untuk Hari Pemuda Sedunia yang Menarik Perhatian Jutaan Peziarah

Paus Fransiskus Tiba di Lisbon untuk Hari Pemuda Sedunia yang Menarik Perhatian Jutaan Peziarah

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Paus Fransiskus tiba di Lisbon, pada Rabu (2/8/2023), untuk merayakan Hari Pemuda Sedunia, sebuah acara yang diperkirakan akan menarik lebih dari satu juta peziarah, menjadikannya salah satu pertemuan terbesar dalam sejarah Portugal.

Acara ini, seperti dilansir dari thetablet.co.uk, dipimpin oleh Uskup Américo Aguiar, uskup bantu berusia 49 tahun di Lisbon, yang berusaha menciptakan sebuah peristiwa yang menginspirasi bagi semua orang tanpa memandang keyakinan mereka.

Penyelenggara telah menyatakan bahwa acara ini menargetkan partisipasi dari beragam warga negara.

Aguiar adalah penunjukan mengejutkan di antara para kardinal Paus, dan dia akan menjadi salah satu anggota termuda dalam Kolese Kardinal saat dia menerima “topi merahnya” pada tanggal 30 September mendatang.

Dia adalah seorang pemimpin dan pengorganisir yang berbakat, memiliki pengalaman politik sebelum menjadi rohaniwan. Sebagai imam dan uskup, Aguiar telah berhasil dalam banyak peran pastoral, terlibat dalam komunikasi, dan memimpin komisi pengamanan keuskupan Lisbon.

Tugas mengorganisir Hari Pemuda Sedunia adalah tantangan logistik besar, dan dikabarkan bahwa dia minum 20 cangkir kopi sehari. Paus Fransiskus mungkin memiliki rencana untuk menunjuknya ke posisi berbasis di Roma.

Namun, calon kardinal ini tidak luput dari sorotan negatif. Beberapa kritikus Katolik yang kritis terhadap Paus menyoroti beberapa komentarnya tentang Hari Pemuda Sedunia, yang menyatakan bahwa tujuan acara ini adalah untuk memperkuat persaudaraan universal dan dialog antaragama, bukan untuk mengajak para pemuda dari agam lain untuk beriman Katolik.

Hari Pemuda Sedunia, yang didirikan oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1984, selalu merupakan undangan terbuka bagi semua pemuda dari seluruh dunia, tidak terbatas pada umat Katolik saja. Dan Aguiar dengan tegas mengonfirmasi komitmen ini.

Tahun ini, acara tersebut berlangsung dalam situasi politik yang sulit di Eropa, termasuk perang dan ketidakpastian. Namun, Hari Pemuda Sedunia tetap berpegang pada panduan ensiklik Paus Fransiskus “Fratelli Tutti” tentang politik yang lebih baik, dengan vokus pada evangelisasi melalui kesaksian pribadi dan menghadap ke luar.

Selain itu, acara ini juga berlangsung selama proses sinode yang sedang berlangsung. Suster Nathalie Becquart, sekretaris jenderal dari kantor sinode di Roma, berbicara tentang aspirasi pemuda akan sebuah Gereja yang menyambut, terbuka, dan bersaudara sebagai tubuh Kristus, sebuah Gereja yang akan membantu mengubah dunia. Ini adalah sinodalitas yang dijalankan.

Paus Fransiskus dan Kardinal-designate Aguiar sama-sama berkomitmen untuk menerjemahkan pesan Kristiani untuk masa kini, meskipun hal ini dapat menyebabkan beberapa kontroversi. Hari Pemuda Sedunia kali ini menandai perbedaan yang signifikan dan menyambut partisipasi dari berbagai pemuda dari berbagai latar belakang dan keyakinan. (AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts