Home ยป Uskup Agung Cincinnati Mendorong Penolakan Usulan Aborsi di Ohio

Uskup Agung Cincinnati Mendorong Penolakan Usulan Aborsi di Ohio

by Media Nuca

MEDIA NUCA โ€“ Uskup Agung Dennis Schnurr dari Cincinnati mengeluarkan pernyataan yang menyerukan umat Katolik di seluruh negara bagian Ohio untuk menolak usulan pengesahan hak aborsi yang kontroversial. Usulan tersebut dijadwalkan untuk dimasukkan ke dalam konstitusi negara bagian pada bulan November mendatang.

Dalam sebuah surat yang diunggah di situs web keuskupan, seperti dilansirkan Catholic News Agency (CNA), Uskup Agung Schnurr menggambarkan amendemen yang diusulkan dengan judul โ€œHak untuk Kebebasan Reproduksi dengan Perlindungan bagi Kesehatan dan Keselamatanโ€ sebagai langkah yang berpotensi merugikan.

Ia mengungkapkan kekhawatirannya bahwa usulan tersebut akan melegalkan praktik aborsi yang dapat merugikan wanita dan keluarga, serta mengambil nyawa anak-anak yang belum lahir.

Saat ini, undang-undang negara bagian Ohio melarang aborsi setelah deteksi detak jantung janin, yang umumnya terjadi sekitar enam minggu kehamilan. Namun, usulan amendemen ini akan memungkinkan legislator untuk membatasi aborsi setelah janin dapat bertahan hidup di luar rahim ibu, yang biasanya terjadi sekitar 24 minggu kehamilan. Tetapi, dalam kasus di mana aborsi diperlukan untuk melindungi โ€œkehidupan atau kesehatanโ€ ibu, amendemen tersebut tidak akan memperbolehkannya.

Uskup Agung Schnurr menekankan bahwa usulan ini merupakan upaya berbahaya untuk mengubah konstitusi negara bagian dengan cara yang tidak bermanfaat bagi wanita atau mendukung kehidupan.

Ia juga menegaskan tanggung jawab moral umat Katolik untuk melindungi martabat hidup semua manusia yang rentan.

Schnurr mendorong umat Katolik untuk berdoa agar amendemen ini ditolak, meningkatkan kesadaran tentang dampaknya, dan memberikan suara menentangnya dalam pemilihan umum yang dijadwalkan pada 7 November. Dia juga mengajak untuk terus merawat wanita, anak-anak, dan keluarga.

Kelompok pro-aborsi bernama Ohioans for Reproductive Freedom memimpin kampanye untuk memasukkan usulan aborsi ke dalam pemilihan November. Mereka berpendapat bahwa usulan tersebut bertujuan untuk melawan โ€œkebijakan perawatan kesehatan reproduksi yang keras yang diberlakukan oleh ekstremis.โ€

Meskipun hasil jajak pendapat USA Today menunjukkan bahwa hampir 60% pemilih Ohio mendukung usulan aborsi pada bulan November, usulan Agustus yang akan diperkenalkan mengusulkan persyaratan suara yang lebih tinggi untuk disetujui.

Presiden Joe Biden telah menyuarakan keprihatinannya terhadap usulan ini, menyebutnya sebagai upaya untuk membatasi kebebasan wanita dalam membuat keputusan perawatan kesehatan mereka sendiri.

Dalam menghadapi perdebatan yang semakin memanas, masyarakat Ohio akan menghadapi tantangan penting dalam menentukan pandangan dan keputusan mereka tentang usulan aborsi ini saat mendekati pemilihan bulan November. (AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts