Home » Megawati Soekarnoputri Kritik Terbuka Penguasa, Sebut Bertindak seperti Orde Baru

Megawati Soekarnoputri Kritik Terbuka Penguasa, Sebut Bertindak seperti Orde Baru

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, memberikan sindiran dan kritik terbuka kepada penguasa saat ini, yang diduga merujuk kepada Presiden Joko Widodo.

Dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Hall B Jiexpo Kemayoran, Jakarta, pada Senin malam (27/11/2023), Megawati menyampaikan beberapa kritikan.

1. Sindiran Aturan Pembatasan Jabatan

Megawati menyoroti penguasa yang dinilainya tidak mengikuti semangat Reformasi 1998 terkait aturan pembatasan jabatan dua periode.

“Dulu, Reformasi itu mengubah jabatan pemimpin supaya ada batas waktu. Aturan itu harus diikuti, jangan dilanggar-langgar,” tegas Megawati.

Ia juga mengingatkan relawan dan kader PDIP untuk tetap mematuhi aturan tersebut.

2. PDIP Siap Bersaing di Pemilu 2024

Ketua Umum PDIP menegaskan bahwa partainya tidak takut bersaing di Pemilu 2024. Ia membandingkan PDIP dengan lambang banteng yang tidak mudah kalah dan menyerah.

“Kita adalah lambang banteng. Mana ada banteng itu keok! Banteng itu kalau sudah nanduk, tidak bisa dikalahkan,” ujar Megawati dengan penuh semangat.

3. Respons Terhadap Kader PDIP yang Menangis

Megawati mencatat bahwa banyak kader PDIP datang kepadanya dengan kondisi menangis terkait situasi politik terkini. Ia meminta kader untuk tidak terlalu emosional dan mengingatkan bahwa pemilu adalah wajar.

“Ini kan zamannya pemilu. Sebetulnya, pemilu itu untuk apa? Pilih seseorang,” katanya, seraya mengajak untuk mengedepankan asas demokrasi.

4. Merasa Tidak Dihormati

Megawati menyatakan ketidakpuasannya karena merasa tidak lagi dihormati sebagai Presiden RI kelima dan Ketua Umum PDIP.

Ia mengkritik penguasa yang, menurutnya, bertindak seperti era Orde Baru, meskipun tidak menyebutkan nama.

“Republik ini penuh dengan pengorbanan. Kenapa sekarang yang berkuasa mau bertindak seperti zaman Orde Baru?” tanya Megawati dengan tegas.

5. Ajakan Bersatu Melawan Ketidakadilan

Dalam kesempatan tersebut, Megawati mengajak relawan Ganjar-Mahfud untuk bersatu melawan ketidakadilan pada Pemilu 2024. Dengan semangat perjuangan, ia berharap dapat memenangkan kandidat yang diusung oleh PDIP.

“Berani tidak? Merdeka, merdeka, merdeka! Menang kita, Ganjar-Mahfud, satu putaran,” ajak Megawati.

Megawati Soekarnoputri dengan tegas menyuarakan kritiknya terhadap penguasa saat ini dan memotivasi para kader dan relawannya untuk bersatu dalam menghadapi Pemilu 2024 dengan semangat perjuangan dan demokrasi.(AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts