Home » Menko Airlangga Hartarto: Pembiayaan UMKM sebagai Pendorong Utama Perkembangan Ekonomi Indonesia

Menko Airlangga Hartarto: Pembiayaan UMKM sebagai Pendorong Utama Perkembangan Ekonomi Indonesia

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Pembiayaan yang memadai bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan faktor penting dalam mendorong perkembangan sektor tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada acara Penganugerahan Pemenang Lomba Resensi Buku “Pembiayaan UMKM” di Jakarta, Selasa (27/6/2023).

Buku tersebut, yang berjudul “Pembiayaan UMKM,” membahas peran strategis UMKM dalam perekonomian Indonesia, ketahanan sektor tersebut dalam menghadapi berbagai krisis, serta tantangan dalam mengakses pembiayaan terutama melalui lembaga perbankan guna memperoleh modal tambahan.

“Melalui buku ini, berbagai kebijakan pembiayaan UMKM yang telah dikeluarkan di masa lalu dapat menjadi pembelajaran bagi para pembuat kebijakan saat ini agar terjadi keberlanjutan,” jelas Menko Airlangga.

Sejak diluncurkan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) telah menyelenggarakan sosialisasi tentang buku “Pembiayaan UMKM” di berbagai universitas di seluruh Indonesia, termasuk kegiatan “Bedah Buku Pembiayaan UMKM” sebanyak 15 kali. Selain itu, juga diadakan “Lomba Resensi Buku Pembiayaan UMKM” yang diikuti oleh 229 peserta dengan pembukaan pendaftaran pada 17 April hingga 31 Mei 2023. Lomba resensi terbagi menjadi dua kategori, yaitu kategori 1 untuk guru/dosen dan kategori 2 untuk pelajar/mahasiswa/umum.

Proses penjurian lomba resensi ini berlangsung dari 1 hingga 9 Juni 2023, dengan Ketua Dewan Juri, Iskandar Simorangkir, yang juga merupakan Tim Ahli Menko Perekonomian. Dewan Juri terdiri dari beberapa anggota, antara lain Plt. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan; Pemimpin Redaksi Majalah InfoBank, Eko B. Supriyanto; Penasihat PEBS Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Nining Soesilo Indroyono; serta Direktur Tempo.co (PT Info Media Digital), Y. Tomi Aryanto.

Menko Perekonomian memberikan penghargaan secara simbolis kepada perwakilan pemenang dari masing-masing kategori. Pada kategori 1, Juara I diwakili oleh Ni Nyoman Reni Suasih, seorang dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana. Sedangkan untuk kategori 2, Juara II diwakili oleh Windo Wibowo, seorang editor buku di Pondok Penyuntingan.

Selengkapnya, pemenang Lomba Resensi Buku “Pembiayaan UMKM” dalam kategori 1 adalah Juara 1: Ni Nyoman Reni Suasih, Juara 2: Arif Wahyu Widodo, dan Juara 3: Asisda Wahyu Asri Putradi. Selain itu, terdapat juga lima pemenang favorit, yaitu Ali Mutasowifin, Purwanti Susilastuti, Restituta Devi Pramesti, dan Malik Cahyadin.

Sementara itu, pemenang Lomba Resensi Buku “Pembiayaan UMKM” dalam kategori 2 adalah Juara 1: Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi, Juara 2: Windo Wibowo, dan Juara 3: Fachrizal Kurniadi Wicaksono. Lima pemenang favorit pada kategori ini adalah Yasir Ahmad Azumardi Azra, Dicky Eko Prasetio, Sagita Wahyu Dewanti, Muhammad Nurdin Alamsyah, dan Fahrur Rozie.

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan kekagumannya terhadap Bali karena juara pertama dalam kedua kategori berasal dari Universitas Udayana. Ia menambahkan, “Luar biasa.”

Menko Airlangga juga mengungkapkan bahwa meskipun jumlah UMKM di Indonesia mencapai 65,5 juta, pangsa kredit yang diberikan kepada UMKM masih rendah, hanya sebesar 20,99% dari total kredit yang disalurkan.

“Selama 10 tahun terakhir, rata-rata kredit tidak mengalami peningkatan signifikan dan tetap berada di kisaran 20%. Oleh karena itu, Presiden Joko Widodo telah meminta peningkatan pangsa kredit UMKM menjadi 30%,” ungkap Menko Airangga.

Dalam menghadapi tantangan pembiayaan ini, Pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi UMKM melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini menawarkan suku bunga yang relatif rendah dan kompetitif, yaitu 6%. Di dalam skema KUR, terdapat opsi tanpa agunan tambahan untuk plafon hingga Rp100 juta.

Acara penganugerahan ini dihadiri juga oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan Kemenko Perekonomian, perwakilan Direksi Perbankan dan Lembaga Keuangan, serta Direktur RajaGrafindo Persada.

Dengan adanya perhatian dan upaya pemerintah dalam meningkatkan pembiayaan UMKM, diharapkan sektor UMKM dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Pembiayaan yang memadai akan membantu UMKM mengatasi berbagai tantangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. (AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts