Home » Covid-19 Berakhir, Zoom Gulung Tikar

Covid-19 Berakhir, Zoom Gulung Tikar

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Platform telekonferensi video untuk pertemuan online yang paling digandrungi semasa pandemi Covid-19, Zoom, akhirnya harus mengaku telah kehilangan urgensinya.

Setelah pandemi Covid-19 berakhir, semua orang kembali bekerja seperti sedia kala, dan Zoom kehilangan nilai tawar mendadak.

Kini, masa kejayaan revolusi work from home (WFH) atau bekerja dari rumah telah menuju titik akhir.

Zoom yang berbasis di San Jose, California, Amerika Serikat dengan angka saham yang tumbuh eksplosif selama tahun pertama pandemi Covid-19 kini kehilangan banyak pendapatan mereka.

Saham perusahaan ini dilaporkan anjlok dari 559 dollar AS pada Oktober 2020 menjadi di bawah 70 dollar AS pada Selasa (8/8/2023).

Saham Zoom merosot lebih dari 10 persen pada Agustus.

Dampak penurunan jumlah saham itu, Zoom pada Februari lalu, telah melakukan PHK terhadap sekitar 1.300 pekerjanya atau 15 persen dari total jumlah tenaga keria perusahaan tersebut.

Saham Zoom jatuh akibat peralihan wajar kegiatan masyarakat ke pola biasa sebagaimana sebelum pandemi Covid-19.

CEO Zoom, Eric Yuan, menegaskan bahwa banyaknya perusahaan yang kembali memanggil karyawan mereka untuk bekerja dari kantor adalah penyebab saham Zoom anjlok.

Meskipun begitu, Eric berpandangan bahwa saat ini orang kesulitan untuk kembali bekerja dari kantor karena telah terbiasan bekerja dari mana saja melalui platform online seperti Zoom.

“Membiarkan karyawan bekeria di mana saja sudah meniadi tren. Sulit memaksa karyawan untuk kembali. Saya kira bekeria secara campuran akan menciptakan peluang bisnis baru bagi perusahaan” kata Eric. (PA)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts