Home » Menteri Airlangga: Indonesia dan ASEAN Terdepan dalam Pertumbuhan Ekonomi Global

Menteri Airlangga: Indonesia dan ASEAN Terdepan dalam Pertumbuhan Ekonomi Global

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Dalam acara Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2023 di Hotel Kempinski, Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa Indonesia dan ASEAN telah menjadi sorotan dunia berkat pertumbuhan ekonomi yang luar biasa.

Menurutnya, Indonesia adalah satu-satunya negara di kawasan ASEAN yang pertumbuhannya melebihi empat persen, sementara inflasi berhasil dijaga pada tingkat rendah.

“Kita melihat dari IMF maupun dari World Bank menilai bahwa Indonesia ini adalah sebuah negara yang extraordinary dan ASEAN juga extraordinary, karena satu-satunya region yang pertumbuhannya di atas empat persen dan inflasi bisa ditekan rendah. Semua negara konsentrasi pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Alhamdulillah, Indonesia dua-duanya kita bisa tahan sehingga Indonesia dan ASEAN menjadi bright spot dalam pertumbuhan ekonomi dunia,” ungkap Menteri Airlangga, Kamis (14/9/2023).

Di tengah meningkatnya persepsi risiko global di pasar keuangan, terlihat tanda-tanda perbaikan, yang tercermin dalam penurunan indeks volatilitas pasar saham (VIX Index). Hal ini mengindikasikan tren positif bagi pasar modal global.

Pasar keuangan Indonesia juga menunjukkan performa yang baik, terutama dalam hal nilai tukar mata uang. Meskipun beberapa mata uang negara seperti Singapura, China, dan Jepang mengalami depresiasi, nilai tukar Indonesia tetap stabil.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga berhasil mencatatkan return positif sebesar 1,2%, melebihi beberapa bursa saham lainnya.

Menko Airlangga juga mengungkapkan bahwa jumlah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2023 mencapai 56 perusahaan, dengan nilai mencapai Rp 48,11 triliun.

Selain itu, Indonesia kembali masuk dalam kategori “upper-middle income country” berdasarkan data Bank Dunia, dengan pendapatan per kapita mencapai USD4.580, yang menandakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Pemerintah Indonesia juga telah menyatakan intensi untuk menjadi anggota Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD). Pemerintah Indonesia juga fokus pada pengembangan “critical minerals,” yang dianggap sebagai komponen penting dalam energi terbarukan dan baterai.

Untuk menjaga prospek ekonomi yang kuat, Pemerintah telah mengimplementasikan berbagai strategi kebijakan, termasuk reformasi perizinan berusaha, penguatan daya beli, pengendalian inflasi, pemberdayaan UMKM, dan peningkatan kerja sama internasional.

Menko Airlangga juga mendorong investasi melalui pasar modal, dengan keyakinan bahwa ekonomi Indonesia akan terus tumbuh. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam acara AEI 2023 menunjukkan dukungan terhadap upaya penguatan ekonomi Indonesia. (AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts