Home » Menteri Airlangga: Indonesia Fokus pada Pembangunan Kota Hijau dan Ramah Lingkungan

Menteri Airlangga: Indonesia Fokus pada Pembangunan Kota Hijau dan Ramah Lingkungan

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan langkah-langkah signifikan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan sektor properti di Indonesia.

Dalam sebuah acara The International Real Estate Federation (FIABCI) Trade Mission 2023 di Jakarta pada Selasa (19/09), Menteri Airlangga Hartarto menyampaikan berbagai inisiatif yang mendukung perkembangan properti yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Dalam sambutannya dengan tema “Green Cities for Greener Future,” Menteri Airlangga Hartarto menyoroti pentingnya pembangunan berkelanjutan dalam konteks kota yang ramah lingkungan.

Ia menekankan bahwa menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan adalah hal yang sangat penting.

Salah satu contoh konkret yang diambil adalah pembangunan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan visi sebagai kota hijau. Untuk mencapai efisiensi dan konservasi energi, pemerintah mendorong penggunaan desain bangunan ramah lingkungan (green building) serta sistem pengelolaan air melingkar dan pendingin distrik.

Menteri Airlangga Hartarto juga mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah terhadap konsep pembangunan hijau telah tercermin dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Struktur Bangunan Gedung yang mencakup ketentuan penerbitan sertifikat bangunan ramah lingkungan.

Selain itu, pemerintah juga telah meratifikasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, yang bertujuan untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia, termasuk di sektor properti.

Hal ini dikarenakan sektor properti memiliki peran penting dengan multiplier effect signifikan terhadap sekitar 174 industri pendukung properti seperti konstruksi, tenaga kerja, dan bahan bangunan.

Menko Airlangga menekankan bahwa Indonesia telah menjadi tujuan investasi properti terbaik di dunia. Dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, yakni sekitar 273 juta jiwa, dan bonus demografi yang akan terus berlanjut, permintaan properti di Indonesia, terutama untuk smart and green city, diprediksi akan terus meningkat.

Acara FIABCI Trade Mission 2023 ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh terkemuka, termasuk Kepala Otorita IKN, Ketua Umum Real Estate Indonesia 2023-2027, FIABCI World President 2023-2024, dan FIABCI Secretary General.

Dengan langkah-langkah pro-hijau dan kebijakan investasi yang mendukung, Indonesia semakin menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin dalam pembangunan kota-kota berkelanjutan dan ramah lingkungan di masa depan.

Ini menciptakan peluang besar bagi para investor dan pemangku kepentingan di sektor properti untuk berpartisipasi dalam transformasi positif ini. (AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts