Home » Cegat Beberapa Rudal, AS Sebut Situasi Timur Tengah Masuk “Momen Kewaspadaan Tinggi”

Cegat Beberapa Rudal, AS Sebut Situasi Timur Tengah Masuk “Momen Kewaspadaan Tinggi”

by Media Nuca

MEDIA NUCA – USS Carney, kapal perang Angkatan Laut AS yang terletak di dekat pantai Yaman di Timur Tengah, mencegat beberapa rudal pada hari Kamis (19/10/2023), seperti dilapor dua pejabat AS.

Para pejabat AS yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan kepada media bahwa rudal-rudal tersebut ditembakkan oleh Houthi, sebuah kelompok yang didukung Iran yang sebelumnya ditetapkan oleh AS sebagai organisasi teroris. Kelompok Houthi saat ini sedang terlibat konflik di Yaman.

Salah satu pejabat AS mencatat bahwa sekitar dua atau tiga rudal berhasil dicegat; Namun, para pejabat mengatakan tidak jelas apa sasaran rudal tersebut.

Menurut postingan di X oleh Komando Pusat Angkatan Laut AS, yang menunjukkan foto USS Carney transit di Terusan Suez ke Laut Merah pada hari Rabu, kapal perusak berpeluru kendali telah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah “untuk membantu memastikan keamanan maritim & stabilitas di perairan regional.”

Intersepsi rudal di dekat pantai Yaman adalah insiden terbaru di Timur Tengah, yang mengalami peningkatan ketegangan yang signifikan sejak serangan teroris Hamas terhadap Israel awal bulan ini. Baik Hamas maupun Houthi didukung oleh Iran.

Sebelumnya, siaran pers Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Rabu (18/10/2023) mencatat bahwa militer AS telah mencegat serangan drone yang menargetkan pangkalan udara Irak yang menampung pasukan Amerika.

“Dalam 24 jam terakhir, militer AS bertahan melawan tiga drone di dekat pasukan AS dan Koalisi di Irak. Di Irak barat, pasukan AS menyerang dua drone, menghancurkan satu dan merusak yang kedua, mengakibatkan pasukan Koalisi mengalami luka ringan,” kata siaran pers tersebut. “Di wilayah terpisah di Irak utara, pasukan AS menyerang dan menghancurkan sebuah drone, sehingga tidak menimbulkan korban luka atau kerusakan. Kami terus menilai dampaknya terhadap operasi.”

CENTCOM menggambarkan situasi saat ini di Timur Tengah sebagai “momen kewaspadaan tinggi,” di mana militer AS “dengan waspada memantau” Irak dan wilayah sekitarnya.

Siaran pers tersebut menegaskan bahwa pihak Amerika akan membela pasukan AS dan koalisi (Israel, dll) dari ancaman apa pun. (PA)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts