Home » Honai Kembali Dibangun oleh TNI di Puncak Papua Pasca Ancaman KST

Honai Kembali Dibangun oleh TNI di Puncak Papua Pasca Ancaman KST

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Satgas Pamtas Mobile Raider 300 Siliwangu terus menunjukkan kepedulian dan kontribusinya dalam mendukung masyarakat di daerah terpencil. Kali ini, mereka turut serta membantu pembangunan honai, rumah adat khas Papua, di kampung Jenggernok, distrik Gome, kabupaten Puncak, Papua.

Menurut rilis tertulis dari Dansatgas Mobile Raider 300/Braja Kodam III Siliwangi pada Jumat (24/11/2023), kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat yang terdampak oleh gangguan keamanan yang sering terjadi di Distrik Gome, kabupaten Puncak.

Kelompok Saparatis Teroris (KST) kerap kali menyebabkan ketidakamanan di wilayah tersebut, terakhir kali pada 10 November 2023.

Gangguan keamanan ini telah memaksa sebagian masyarakat untuk meninggalkan tempat tinggalnya, memilih untuk mendekati pos-pos Satgas TNI 300. Sebagai respons terhadap kondisi ini, Pos Satgas 300 membantu pembangunan honai di Jenggernok, Gome, untuk memberikan tempat tinggal yang nyaman bagi warga.

Lettu Inf Muh Reza Pahlawan, Komandan Pos TNI 300 Gome, menyatakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat yang menjadi korban KST.

Langkah ini sejalan dengan perintah Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Erwin Djatniko, yang menekankan bahwa prajurit Siliwangi di mana pun bertugas harus menjadi solusi bagi masyarakat sekitar.

“Kami akan selalu membantu masyarakat Kabupaten Puncak dimana kami sekarang bertugas. Dukungan semangat, moril, materil, dan doa dari Bapak Pangdam III Siliwangi selalu memberkati perjalanan tugas kami di sini. Kami prajurit Siliwangi adalah Prajurit yang Silih Asah, Silih Asih, dan Silih Asuh,” kata Lettu Inf Muh Reza Pahlawan.

Penduduk setempat, seperti Bapak Pinus Murib, pemilik honai, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TNI, khususnya Satgas Mobile Raider 300 Siliwangi, karena bantuan mereka dalam pembuatan honai telah memungkinkan penduduk setempat untuk kembali tinggal di rumah adatnya.

Bapak Pinus Murib berharap bahwa kehadiran Satgas TNI 300 akan terus menjadi harapan dan perlindungan bagi masyarakat di tengah ketidakpastian keamanan yang masih terus mengancam. (AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts