Home » Kisah Pilu Maria Novelia Uta, Gadis 12 Tahun: Yatim Piatu, Sering Makan Daun Singkong dan Berangkat Sekolah Perut Kosong

Kisah Pilu Maria Novelia Uta, Gadis 12 Tahun: Yatim Piatu, Sering Makan Daun Singkong dan Berangkat Sekolah Perut Kosong

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Maria Novelia Uta, seorang remaja berusia 12 tahun, menjadi sorotan di tengah keterbatasan hidupnya setelah kehilangan kedua orangtuanya dua tahun lalu. Cerita hidup Novelia yang penuh perjuangan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Novelia, saat ini masih menempuh pendidikan di SMP, bersama adiknya, Prisilia Avia Kue, yang berusia 9 tahun dan masih bersekolah di SDK Stella Maris Marapokot, Nagekeo, Flores, NTT.

Keduanya tinggal bersama sang kakek, Siprianus Mawa, yang menjadi tulang punggung keluarga setelah kepergian orangtua mereka.

Kehidupan sehari-hari Novelia dan adiknya penuh dengan keterbatasan ekonomi. Sang kakek dan Novelia bekerja keras sebagai buruh serabutan, seperti membersihkan rumput di sawah Tetangga atau menanam padi, untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Novelia mengungkapkan bahwa mereka seringkali berangkat sekolah dengan perut kosong karena tidak memiliki uang untuk membeli beras. Akibatnya, Novelia sering mengalami sakit perut. Bahkan, mereka terpaksa mengonsumsi daun singkong sebagai pengganti nasi.

“Tidak ada uang untuk membeli beras, kami hanya bisa makan daun ubi sebagai pengganti nasi,” ujar Novelia dengan lirih, seperti dikutip dari Nusantarapedia.net pada Rabu (27/3/2024).

Tak hanya masalah pangan, Novelia dan adiknya juga belum memiliki seragam sekolah seperti teman-teman mereka. Mereka tidak mampu membelinya karena terkendala masalah keuangan.

Namun, cahaya harapan mulai muncul bagi Novelia dan adiknya ketika Kepolisian Sektor Aesesa datang memberikan bantuan.

Kapolsek AKP Yohanis Wila Mira dan anggota polisi memberikan bantuan sembako, pakaian, dan perlengkapan sekolah untuk meringankan beban keluarga Novelia.

“Kami sangat membutuhkan bantuan ini, terima kasih kepada bapak Kapolsek Aesesa dan anggota Polsek Aesesa yang telah memberikan bantuan sembako kepada kami,” ucap Novelia dengan penuh rasa terharu.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Aesesa AKP Yohanis Wila Mira menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dalam rangka bulan Puasa Ramadhan dan menyambut Hari Raya Paskah.

“Kami berbagi kasih kepada mereka yang membutuhkan, terutama di bulan puasa Ramadhan dan menjelang Hari Raya Paskah,” kata Kapolsek Aesesa.

Kisah perjuangan Maria Novelia Uta menggugah hati banyak pihak untuk peduli dan berbagi, memberikan harapan baru bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan.

Semoga kebaikan ini dapat menginspirasi banyak orang untuk memberikan bantuan kepada sesama yang membutuhkan.(AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts