Home » Kelompok Hizbullah Serang Pos-pos IDF, Israel Menggempur Balik Sepanjang Hari

Kelompok Hizbullah Serang Pos-pos IDF, Israel Menggempur Balik Sepanjang Hari

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Beberapa rudal anti-tank ditembakkan oleh Hizbullah ke pos-pos IDF dan Moshav Shtula Israel Utara, dekat perbatasan Lebanon, kata IDF pada, Minggu (15/10/1013).

Menurut IDF, Hizbullah bertanggung jawab atas peluncuran tersebut.

Hizbullah (Partai Tuhan) sendiri adalah organisasi Politik dan Paramiliter dari kelompok Syiah yang berbasis di Lebanon selatan dan terbentuk pada 1982 oleh pasukan Iran untuk melawan pendudukan Israel di selatan Lebanon.

Kini IDF mengonfirmasi bahwa pasukan artileri telah menargetkan sumber tembakan. IDF juga menyerang sasaran di Lebanon selatan sepanjang hari setelah empat insiden tembakan anti-tank terhadap posisi militer Israel di Utara tersebut pada hari ini.

Setidaknya empat warga sipil dilaporkan terluka dalam penembakan di Shtula, dan seorang pria berusia 40-an terbunuh setelah upaya resusitasi yang gagal, kata Magen David Adom.

MDA menambahkan, pihaknya membawa warga sipil lainnya yang terluka ke Pusat Medis Galilea di Nahariya untuk perawatan lebih lanjut.

Korban lain, dua pria lagi berusia 40-an dianggap dalam kondisi cedera ringan, tambah MDA.

Pada hari Minggu malam, penduduk kota perbatasan Utara Menara, Malkia, Yiftach, Margaliot dan Ramot Naftali diberitahu untuk mencari perlindungan di tengah kebakaran di pos militer IDF.

Juru bicara IDF mengatakan, “Menyusul laporan awal, pasukan IDF kini menyerang daerah tempat rudal anti-tank diluncurkan menuju pos IDF di perbatasan Lebanon. Juga, infrastruktur militer lainnya milik organisasi teroris Hizbullah diserang hari ini. “

Kini, Israel menciptakan zona keamanan di dekat perbatasan Lebanon sepanjang empat kilometer di Israel Utara untuk mencegah warga sipil yang tidak tinggal di wilayah tersebut sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Dikatakan bahwa hal ini diperlukan setelah berlanjutnya penembakan roket, upaya invasi, dan ketegangan lainnya di perbatasan Utara.

Lebih lanjut, IDF mengatakan bahwa mereka yang berada dalam jarak dua kilometer dari perbatasan harus tetap berada di tempat perlindungan bom dan ruang aman.

Penduduk moshav Utara diminta segera mencari perlindungan. Belakangan, pemerintah kota Kiryat Shmona juga mengatakan kepada penduduk kota perbatasan untuk mencari perlindungan setelah baku tembak di perbatasan

Penduduk kibbutzim terdekat di Yiftach, Menara, Maayan Baruch, Misgav Am, Yeron, Bar’am, Tzivon, Dan, Daphna, Snir dan Kfar HaGiladi semuanya disuruh mencari perlindungan pada Minggu pagi. (PA)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts