Home ยป Skandal Pencabulan Guru Honorer di Sumedang: Tiga Siswa SD Jadi Korban

Skandal Pencabulan Guru Honorer di Sumedang: Tiga Siswa SD Jadi Korban

by Media Nuca

MEDIA NUCA โ€“ Seorang guru honorer di Kecamatan Cibugel, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dikecam setelah diduga mencabuli tiga siswa sekolah dasar (SD) yang menjadi anak didiknya.

Kejadian tragis ini mengguncang masyarakat setempat dan memunculkan keprihatinan yang mendalam.

Menurut Kasat Reskrim Polres Sumedang, AKP Maulana Yusuf, aksi pelaku, yang bernama Enceng Maman (33) dan mengajar mata pelajaran olahraga, terungkap setelah beberapa murid memberikan laporan mengenai peristiwa yang mengejutkan ini. Orang tua awalnya mengira ucapan anak-anak itu hanyalah bercanda, namun keseriusan kasus ini segera terungkap.

โ€œTernyata ucapan itu berkali-kali diucapkan. Akhirnya dicek oleh masyarakat dan kami juga, ternyata benar ada pencabulan. Pelaku ini merupakan guru olahraga honorer di Cibugel,โ€ kata Yusuf, Jumat (20/10/2023).

Kejadian ini terjadi pada bulan Juni 2023, ketika pelaku membujuk dan memanfaatkan kepercayaan korban. Menurut Yusuf, pelaku mengundang korban ke rumahnya, mengajak mereka makan bersama, dan akhirnya membawa mereka tidur di dalam satu kamar. Baru di situ, pelaku melakukan perbuatan bejatnya dengan melepas celana korban dan melakukan pencabulan terhadap mereka.

Yusuf mengungkapkan bahwa tiga siswa SD telah menjadi korban dari guru ini, meskipun polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut karena kemungkinan jumlah korban bisa bertambah.

Korban-korban ini telah mengalami berbagai bentuk pelecehan seksual, termasuk penyodoman dan perbuatan lain yang merendahkan martabat anak-anak.

Polisi telah berhasil menangkap pelaku, dan dia akan dihadapkan pada hukuman sesuai dengan Pasal 82 ayat (1) dan Pasal 82 ayat (2) UU Perlindungan Anak.

Dalam hal ini, pelaku, sebagai seorang tenaga pendidik, akan menghadapi hukuman maksimal 20 tahun penjara, sebagai bentuk penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran serius terhadap anak-anak.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa perlindungan anak-anak adalah hal yang sangat penting, dan masyarakat dan pihak berwenang harus selalu waspada terhadap potensi bahaya yang dapat mengancam mereka.

Pihak berwenang juga diharapkan untuk memastikan keadilan dan keselamatan anak-anak dalam upaya penegakan hukum yang tepat dan adil. (AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts