Home » BBC Putuskan Tidak Lagi Sebut Hamas Militan atau Teroris, Editor John Simpson: Kami Tidak Memihak

BBC Putuskan Tidak Lagi Sebut Hamas Militan atau Teroris, Editor John Simpson: Kami Tidak Memihak

by Media Nuca

MEDIA NUCA – BBC diam-diam membatalkan kebijakannya yang menyebut Hamas sebagai “militan” pada hari Jumat (20/10/2023) menurut media Inggris.

BBC mengatakan kepada Dewan Deputi bahwa mereka tidak lagi menyebut Hamas sebagai “militan”, tetapi juga tidak menyebutnya organisasi teroris yang dilarang oleh pemerintah Inggris dan pihak lain.

Perubahan tersebut diumumkan dalam pertemuan antara Direktur Jenderal BBC Tim Davie dan Dewan Deputi.

Meskipun Davie mengumumkan bahwa Hamas tidak lagi disebut sebagai militan, dia mengklarifikasi dengan mengatakan bahwa BBC tidak akan menggunakan kata teroris dan juga tidak melarang kata-kata tersebut.

“Kami juga menegaskan bahwa selama beberapa hari kami tidak menggunakan kata ‘militan’ sebagai deskripsi standar untuk Hamas, karena kami menganggap ini sebagai deskripsi yang kurang akurat bagi audiens kami seiring dengan berkembangnya situasi,” lanjutnya.

Perubahan ini menurut The Jerusalem Post terjadi hanya beberapa hari setelah BBC secara keliru menuduh Israel melakukan serangan terhadap Rumah Sakit Al-Ahli, yang diklaim telah menewaskan lebih dari 500 orang, berdasarkan pernyataan yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan Gaza yang berada di bawah kendali Hamas.

Investigasi selanjutnya menunjukkan bahwa serangan tersebut disebabkan oleh rudal Jihad Islam Palestina yang salah sasaran serta jumlah korban tewas yang sengaja dibesar-besarkan. Perkiraan saat ini menyebutkan korban tewas berjumlah antara 10 dan 50 orang.

Perihal sikap BBC terhadap konflik Israel-Hamas tersebut, pengkritik media itu mengatakan bahwa penerimaan total BBC terhadap angka-angka Kementerian Kesehatan Gaza yang dikuasai Hamas, sementara menolak klaim Israel, bertentangan dengan pedoman editorialnya sendiri.

Sementara itu, beberapa media Inggris mempertanyakan apakah langkah tersebut benar-benar merupakan hasil dari perubahan hati atau didorong oleh tinjauan pendanaan BBC yang akan dilakukan minggu depan.

Ada spekulasi bahwa para menteri di pemerintahan Inggris berencana membatasi biaya lisensi (sumber pendanaan BBC) ke tingkat inflasi serendah mungkin. Biaya baru diperkirakan akan diumumkan pada April 2024.

Menanggapi hal itu, John Simpson, yang bekerja di BBC sejak tahun 1970 dan sebagai Editor Urusan Dunia sejak tahun 1988, menulis sebuah artikel yang menguraikan kebijakan BBC dalam menyebut kelompok sebagai teroris.

Dia mengatakan “Terorisme” adalah kata-kata yang sarat makna dan bukan tugas BBC untuk membedakan siapa “orang baik” dan “orang jahat” meskipun mereka juga tidak keberatan bahwa banyak negara telah menyatakan Hamas sebagai organisasi teroris.

“itu urusan mereka, tugas kami adalah menyajikan fakta kepada audiens, dan membiarkan mereka mengambil keputusan sendiri,” terangnya.

Simpson mengaku bahwa sikap yang diambil BBC tersebut adalah bagian dari prinsip pendirian media tersebut yang membuatnya dihormati.

“Kami tidak memihak. Kami tidak menggunakan kata-kata sarat seperti ‘jahat’ atau ‘pengecut’. Kami tidak berbicara tentang ‘teroris’. Objektivitas inilah yang menjadikan BBC organisasi media yang terkenal dan dihormati di dunia,” terangnya.

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts