Home » Undang-Undang Anti-Rasisme “Vini Jr” Diluncurkan di Rio de Janeiro: Langkah Berani Melawan Pelecehan Rasial di Dunia Olahraga

Undang-Undang Anti-Rasisme “Vini Jr” Diluncurkan di Rio de Janeiro: Langkah Berani Melawan Pelecehan Rasial di Dunia Olahraga

by Media Nuca

MEDIA NUCA – Undang-undang ini akan memungkinkan penghentian atau penundaan acara olahraga dalam kasus perilaku rasisme, sebagai respons atas serangan yang dialami Vinícius Jr. oleh penggemar Real Madrid beberapa bulan yang lalu.

Vinícius Jr., seorang penyerang berbakat dari Brasil, menjadi korban pelecehan rasial oleh para penggemar ketika Real Madrid bermain melawan Valencia pada bulan Mei. Ini adalah kejadian ke-10 yang melibatkan pemain berusia 22 tahun tersebut, dan LaLiga telah melaporkannya kepada jaksa penuntut pada musim yang lalu.

Mengutip CNN, undang-undang ini terinspirasi oleh respons luar biasa yang ditunjukkan oleh Vinícius Jr. saat insiden terjadi di Stadion Mestalla Valencia. Pertandingan bahkan dihentikan selama beberapa menit ketika Vinícius Jr. menunjuk-nunjuk mereka yang melakukan pelecehan rasial terhadapnya di tribun.

Kejadian ini memicu kecaman publik yang luas dan menyoroti masalah pelecehan rasial di dunia olahraga.

‘Undang-undang Vini Jr’, yang secara tegas disetujui oleh pemerintah Rio pada bulan Juni, mencakup protokol yang jelas tentang cara mengelola pengaduan rasisme dan kampanye pendidikan wajib.

Hal ini bertujuan untuk memberikan perlindungan yang lebih baik kepada para atlet dan memastikan bahwa mereka dapat berkompetisi dengan bebas dan tanpa takut menjadi korban pelecehan rasial.

“Saya sangat bangga dan terhormat atas pengakuan ini. Saya berharap keluarga saya bangga dengan saya,” ujar Vinícius Jr, seperti dilansir CNN, Kamis (6/7/2023).

“Saya masih muda dan tidak pernah berpikir bahwa saya akan menerima penghormatan sebesar ini,” ucapnya lagi.

Selain pengakuan dari pemerintah Rio, Vinícius Jr. juga menerima penghargaan dari Majelis Legislatif dan Dewan Kota Rio.

Untuk mengabadikan kontribusinya, jejak kakinya akan ditambahkan ke Walk of Fame stadion Maracanã bersama dengan jejak-jejak tokoh-tokoh besar Brasil seperti Pelé, Garrincha, dan Ronaldo Nazário.

“Terkadang, saya bertanya-tanya apakah saya pantas mendapatkan begitu banyak penghargaan ini. Saya tidak pernah berharap sebanyak ini, dan menerima semua cinta dan dukungan ini di Maracanã, tempat saya bermain dalam begitu banyak pertandingan Flamengo, sungguh luar biasa,” ujar Vinicius Jr lagi.

Rafael Picciani, Sekretaris Olahraga Rio de Janeiro, menyatakan kehormatannya dalam memberikan penghargaan kepada “seorang idola sepak bola Brasil yang lahir dan dibesarkan di Rio de Janeiro.”

“Selain semua prestasinya di lapangan, Vinícius juga telah menjadi simbol perjuangan melawan rasisme. Undang-undang ini adalah langkah penting dalam melindungi atlet dari pelecehan rasial dan memberikan pesan yang kuat bahwa tindakan semacam itu tidak dapat diterima dalam masyarakat kita,” tambahnya.

Undang-undang anti-rasisme “Vini Jr” telah menciptakan gelombang dukungan dan pengakuan internasional. Banyak pemain sepak bola terkenal, tokoh publik, dan organisasi olahraga telah menyambut positif langkah ini sebagai upaya untuk mendorong kesadaran dan perubahan yang lebih besar dalam memberantas rasisme di dunia olahraga.

Dengan adopsi undang-undang ini, Rio de Janeiro telah menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang adil dan inklusif bagi semua atlet dan pendukung olahraga. Semoga langkah ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Brasil dan di seluruh dunia untuk mengambil tindakan serupa dalam melawan rasisme.

“Saya berharap undang-undang ini akan memberikan perlindungan dan keadilan bagi semua atlet yang menghadapi pelecehan rasial. Mari kita bersatu dalam perjuangan melawan rasisme dan menciptakan dunia olahraga yang inklusif bagi semua orang” ungkap Vinicius dengan penuh harapan.

Dengan semangat ini, undang-undang anti-rasisme “Vini Jr” diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengubah budaya olahraga menjadi lebih bermartabat dan bebas dari diskriminasi.(AD)

You may also like

Leave a Comment

TENTANG KAMI

MEDIA NUCA berfokus pada isu-isu politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Media ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang relevan dan berimbang dari tingkat internasional, nasional, hingga tingkat lokal.

Feature Posts